Kemacetan Terstruktur di Kota Bandung

Posted: August 12, 2010 in Artikel Dan Issu

Kemacetan Terstruktur di Kota Bandung

Entah apa yang ada dalam pemikiran setiap orang ketika melihat situasi lalu lintas jalanan di Kota Bandung karena hampir setiap ruas jalan yang kita lewati tidak akan bisa terlepas dari yang namanya kemacetan. Issu ini memang bukanlah issu dan permasalahan baru yang perlu dengan segera diselesaikan karena jika memang ini dianggap penting dan serius mungkin dari dulu permasalahan ini sudah dapat diselesaikan dengan baik.

Salah seorang teman saya pernah mengatakan bahwa.”hampir semua ahli tata kota ada di kota Bandung” tetapi apalah daya, sepertinya tata kota yang ada sekarang sepertinya tidak tertata dengan baik dan benar.

Jika kita lihat lebih dalam lagi, sepertinya hanya ada empat permasalahan penting yang menyebabkan jalanan Kota Bandung ini menjadi seperti saat ini :

  1. Banyaknya terjadi kerusak – kerusakan diruas – ruas jalan yang menjadi jalan utama kendaraan melewati
  2. Banyaknya jumlah kendaraan yang berlalu lalang yang tidak sesuai dengan kapasitas tampung jalan itu sendiri
  3. Banyaknya pedagang jalananan/pasar yang tidak teratur dan bahkan sering melewati area berjualan semestinya.
  4. Adanya ketidak teraturan dari pengendara angkot dan sepeda motor yang sering kali ugal ugalan seperti jagoan jalanan.

Bukankah seharusnya permasalahan ini dapat diselesaikan dengan adanya Polisi Lalu lintas yang suka mengatur laju kendaraan disetiap titik titik kemacetan? Mari kita tengok bagaimana Polisi bekerja di jalan Raya.

Hampir setiap hari saya pergi dan pulang kerja melewati ruas jalan yang tidak pernah kosong dan lancar, jarang sekali menemui polisi yang benar – benar bekerja mengatur dan mengatasi kemacetan yang terjadi, saya sering melihat polisi jika sedang ada Operasi pemeriksaan SIM dan STNK atau kalau aka nada pejabat pemerintah yang akan melewati daerah macet tersebut, selebihnya paling hanya satu atau dua orang polisi yang berusaha mengurai benang kusut kemacetan yang terjadi setiap pagi atau sore hari.

Polisi mungkin tidak dapat sepenuhnya disalahkan atas kondisi itu, karena katanya keterbatasan anggota polisi dimasyarakat bias dibilang 1 berbanding sekian penduduk, jadi harap maklum saja ya sodara – sodara.

Tugas siapa sebenarnya untuk membuat rambu rambu lalu lintas?jika orang Jakarta berkata,”bingung kalau gw dating ke Bandung karena sulit menemui petunjuk arah jalan yang benar untuk di temui” mungkin ada benarnya. Ketidakjelasan rambu – rambu lalu lintas mungkin jadi salah satu penyebab lain yang menyebabkan kemacetan yang terjadi di Kota Bandung.

Rambu – rambu yang ada saat ini banyak memunculkan “KECUALI’ misalnya Dilarang Memutar Kendaraan kecuali Angkot dan petugas, Dilarang Belok Kiri kecuali sepeda Motor, Dilarang Memutar kecuali Truck/Bus, Dilarang Berhenti kecuali Angkot, Dilarang Parkir Kecuali Mobil Polisi, dan lain sebagainya.

Ahhh…pusing ternyata memikirkan lalu lintas di Kota Bandung…stressssss….sama stresnya dengan ketidak teraturan pengendara sepeda motor di jalan raya. Sesekali anda tengok berapa banyak pengendara sepeda motor di lampu merah yang sedang menunggu menjadi hijau, sulit untuk anda menghitungnya karena mereka akan keluar seperti sebuah pasukan serangga yang hendak menyerbu sebuah target, kendaraan roda empat sepertinya mati kutu dan harus menyerah dengan perilaku mereka mengendarai motornya.

Ada yang secepatnya melesat tanpa memperhitungkan sisi kiri dan kanan dengan knalpot ala pembalap dunia, ada juga yang sangat pelan sehingga menghalangi pengendara lain baik sesame roda dua maupun roda empat, ada pula yang memamfaatkan lampu merah untuk menerima telepon masuk di handphone nya hingga kadang ketika lampu mulai hijau mereka masih sibuk dan serius sepertinya penting dan tidak dapat menutup telepon tersebut dan akhirnya mesin motor mati padahal lampu sudah hijau. Ada apa iniiiiiiiii….apakah membuat sim tidak diajaarkan bagaimana mengendarai kendaran dengan baik dan benar? (ups…polisi lagi deh yang kena…Maaf ya pak?)

Tapi jujur apa yang sebenarnya terjadi. Pembuatan SIM sudah sangat ketat, Operasi di jalanan sering kali dilakukan polisi, tapi kesemrawutan masih terjadi….ada apa sodara – sodara?apa yang terjadi?

-Ki Gondrong-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s